Kebijakan
Luar Negeri Amerika Serikat
Politik Luar Negeri suatu negara dipastikan mengarah kepada promosi kepentingan nasional suatu negara termasuk juga negara Amerika Serikat. Tindakan-tindakan Amerika Serikat ini tercermin dari serangkaian kebijakan luar negeri Amerika Serikat terkait kompetisi ekonomi,memperkuat pertahanan di perbatasan negara-negara,mewujudkan perdamaian,kebebasan,dan upaya perluasan ideologi demokrasi. Namun pada dasarnya politik luar negeri tidak pernah pernah bersifat tetap, politik luar negeri harus merespon dan merumuskan kebijakan sesuai dengan kepentingan nasional dan peluang dalam hubungan internasional.
Politik Luar Negeri suatu negara dipastikan mengarah kepada promosi kepentingan nasional suatu negara termasuk juga negara Amerika Serikat. Tindakan-tindakan Amerika Serikat ini tercermin dari serangkaian kebijakan luar negeri Amerika Serikat terkait kompetisi ekonomi,memperkuat pertahanan di perbatasan negara-negara,mewujudkan perdamaian,kebebasan,dan upaya perluasan ideologi demokrasi. Namun pada dasarnya politik luar negeri tidak pernah pernah bersifat tetap, politik luar negeri harus merespon dan merumuskan kebijakan sesuai dengan kepentingan nasional dan peluang dalam hubungan internasional.
Aktor Yang Berperan Dalam Kebijakan Luar Negeri
Beberapa
aktor yang memegang peranan pentinga dalam kebijakan luar negeri amerika
serikat yaitu :
1. Presiden berperan sebagai penyelenggara
politik luar negeri melalui departemen luar negeri dan menunjuk dan
memberhentikan duta besar (atas persetujuan kongres)
2. Kongres berperan dalam menunjuk duta
besar dan menyetujui ataupun meratifikasi pembuatan kebijakan yang di buat oleh
presiden.
3. Senat dan house of representative
berperan dalam mengeluarkan resolusi ataupun menolaknya
4. Departemen berperan dalam penyelenggaraan
secara administrative politik luar negeri Amerika Serikat.
Institusi
Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Dalam pembuatan kebijakan luar
negeri amerika serikat terdaat institussi pemerintahan yang memegang peranan penting yaitu :
1. Department of State
2. Department of Defense
3. National Security Council
4. Central Intelligence Agency
Secara
umum berbagai arah kebijakan luar negri Amerika Serikat di tujuan nasionalnya
yaitu memantapkan diri di dunia sebagai polisi dunia, dominasi sumber daya
alam, orientasi ekonomi, penyebaran ideology liberalism dan demokrasi, keamanan
nasional dan pemberantasan terrorisme, dan mewujudkan tatanan dunia baru.
Dalam
format politik internasional Amerika Serikat terdapat dua pilar paling
mengemuka yang dijadikan kebijakan pokok negara adidaya itu adalah
demokratisasi (termasuk HAM) dan liberalisme ekonomi dunia.
Langkah
Politik Amerika Serikat
Sebagaimana
yang telah si singgung di atas, untuk memperjuangkan kepentingan ideologinya,
langkah pertama yang dilakukan AS adalah mengajak seluruh dunia untuk
menjadikan kapitalisme sebagai standar, persepsi, serta keyakinan yang berlaku
di segala aspek kehidupan bagi seluruh umat manusia. Untuk itu, AS melakukan
internasionalisasi ideologi kapitalisme sebagai asas interaksi dan UU internasaional.
AS dan sekutunya kemudian membentuk PBB dan Piagam PBB, yang menjadi legitimasi
dan alat kepentingan internasionalnya. Sebagai pembentuk badan internasional
itu, AS tentu harus mendapat jaminan, bahwa kepentingan-kepentingannya tetap
bisa terjamin. Dari sana, dibuatlah Dewan Keamanan PBB (DK PBB) dengan anggota
tetap yang memiliki hak veto. Dengan hak ini, AS dapat dengan mudah
menggagalkan segala keputusan yang dianggap bertolak belakang dengan
kepentingannya; tidak peduli sebaik apa pun keputusan itu; tidak peduli
meskipun seluruh negara mendukung keputusan tersebut.
Dalam
bidang politik, berbagai aturan yang jelas-jelas bersumber dari ideologi
kapitalisme dibuat dan diinternasionalisasikan. Lahirlah, antara lain,
Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia (Deklarasion of Human Right) tahun
1948. Deklarasi ini mencantumkan penjaminan atas kebebasan manusia; terutama
kebebasan beragama, berpendapat, kepemilikan, dan perilaku. Internasionalisasi
ini dibutuhkan AS agar setiap tindakannya di dunia internasional menjadi legal
atau sah meskipun sebenarnya sekadar untuk kepentingan nasional (national
interest) AS semata.
Langkah
Ekonomi Amerika Serikat
Dalam
bidang ekonomi, internasionalisasi kepentingan AS dilakukan dengan memuat suatu
tatanan ekonomi internasional dengan seperangkat organisasinya seperti IMF,
Bank Dunia, dan WTO. Langkah paling penting dilakukan AS adalah mengubah sistem
mata uang dunia dengan menjadikan dolar sebagai standar untuk menilai mata uang
yang berbeda-beda. Tahun 1944, delegasi 44 negara yang mengadakan pertemuan di
Bretton Woods menerima gagasan itu. AS bisa memaksa penggunaan dolar karena
saat itu AS merupakan negara yang sangat kuat secara politik dan militer di
dunia. Dolar AS sejak saat itu mendominasi dunia.
Perdagangan bebas
juga menjadi program utama dari WTO yang pembentukannya dipelopori AS. Tujuan
utama dari liberalisasi perdagangan ini adalah untuk membuka pasar seluruh
negara-negara di dunia bagi produk unggul dan investasi negara-negara
kapitalis. Dengan demikian, negara-negara berkembang akan selalu berada dibawah Hagemoni AS.Sumber : anzalfitrov.blogspot.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar